Bank Mandiri Raih Predikat Bank Terbaik Indonesia 2025: Perkuat Transformasi Digital dan Dukung Ekonomi Inklusif

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk kembali menunjukkan dominasinya sebagai salah satu institusi keuangan paling berpengaruh di Tanah Air. Pada Oktober 2025, Bank Mandiri berhasil meraih gelar "Bank Terbaik di Indonesia 2025" dalam ajang bergengsi Global Finance World’s Best Bank Awards. Penghargaan internasional ini bukan hanya pengakuan atas kinerja keuangan, tetapi juga keberhasilan bank dalam mendorong percepatan digitalisasi dan pembangunan ekonomi inklusif.

Prestasi Berkelas Dunia yang Diraih Dua Tahun Berturut-turut

Penghargaan tersebut terasa semakin istimewa karena diraih dua tahun berturut-turut. Capaian ini mempertegas posisi Bank Mandiri sebagai bank modern yang mampu beradaptasi dengan cepat terhadap kebutuhan masyarakat serta dinamika ekonomi global.

Secara kinerja, Bank Mandiri menunjukkan performa yang sangat solid. Hingga Agustus 2025, pertumbuhan kredit menembus 10,7% (yoy) menjadi Rp1.353 triliun—melampaui rata-rata industri perbankan nasional. Di sisi lain, kualitas pembiayaan tetap terjaga dengan rasio kredit macet (NPL) hanya 1,08%, menandakan kemampuan manajemen risiko yang optimal.

“Kesuksesan ini merupakan hasil dari strategi berkelanjutan dan sinergi yang baik antara Bank Mandiri, pemerintah, dan masyarakat,” jelas BD Budi Prasetyo, Senior Vice President Digital Wholesale Banking Bank Mandiri.

Transformasi Digital Melaju Pesat

Salah satu aspek paling menonjol di balik keberhasilan Bank Mandiri adalah komitmennya terhadap transformasi digital. Bank ini berhasil menghadirkan ekosistem teknologi yang tidak hanya memudahkan nasabah, tetapi juga memperkuat inklusi keuangan di seluruh Indonesia.

Beberapa pencapaiannya meliputi:

  • Livin' by Mandiri telah digunakan oleh 34,2 juta pengguna dengan total transaksi mencapai Rp2.848 triliun.

  • Kopra by Mandiri, platform digital untuk segmen korporat, membukukan transaksi hingga Rp16.989 triliun (tumbuh 19% yoy).

  • Livin’ Merchant kini memberdayakan lebih dari 2,8 juta UMKM, di mana 62% berasal dari luar kota besar—membuktikan komitmen Mandiri memperluas akses digital ke seluruh daerah.

Transformasi ini juga menjadi bagian dari strategi Bank Mandiri dalam menciptakan layanan yang lebih efisien, aman, dan terintegrasi melalui pemanfaatan teknologi finansial.

Komitmen pada Keuangan Berkelanjutan

Selain digitalisasi, Bank Mandiri juga terus mendorong praktik keuangan berkelanjutan (sustainable finance). Hingga kuartal II 2025, pembiayaan berkelanjutan bank ini telah mencapai Rp304,5 triliun, mencakup proyek-proyek ramah lingkungan, energi terbarukan, dan pembiayaan sosial.

Upaya tersebut bahkan mendapat pengakuan global dengan peningkatan peringkat ESG dari MSCI ESG Rating menjadi AA. Peringkat ini menunjukkan bahwa Bank Mandiri telah berada di level tertinggi dalam penerapan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance).

Mengukuhkan Peran Sebagai Agen Pembangunan Negeri

Dalam setiap langkahnya, Bank Mandiri terus menegaskan komitmen menjadi lembaga keuangan yang berdampak positif bagi masyarakat. Filosofi perusahaan “Sinergi Majukan Negeri” bukan hanya slogan, tetapi diwujudkan melalui program pemberdayaan UMKM, edukasi ekonomi digital, serta berbagai kampanye sosial dan literasi keuangan.

“Penghargaan ini memotivasi kami untuk terus menghadirkan inovasi dan memastikan setiap langkah bisnis memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambah BD Budi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini